Advertisements

JAKARTA – Menteri Perdagangan RI Rachmat Gobel menyebutkan, pada bulan maret 2015, neraca perdagangan nasional mengalami surplus hingga US$1,1 miliar yang terdiri atas surplus nonmigas sebesar US$1,4 miliar dan defisit migas US$279 juta.

“Neraca perdagangan Maret 2015 berhasil membukukan surplus sebesar US$1,1 miliar, lebih tinggi dibandingkan dengan surplus pada bulan sebelumnya yang hanya US$662,7 juta,” ujarnya di Jakarta, Kamis (16/4/2015).

Dijelaskannya untuk bulan Maret total ekspor mencapai US$13,7 miliar sedangkan total impor mencapai US$12,6 miliar. Dengan demikian neraca perdagangan nasional pada Maret 2015 surplus US$1,1 miliar.

Sementara secara kumulatif neraca perdagangan sepanjang tiga bulan terakhir (Januari-Maret) mengalami surplus US$2,4 miliar, yang terdiri dari surplus nonmigas sebesar US$2,8 miliar dan defisit perdagangan migas US$401,3 juta.

Mendag menambahkan, negara-negara yang menjadi penyumbang surplus neraca perdagangan non migas selama Januari-Maret 2015 yakni India, AS, Belanda, Filipina, dan Uni Emirat Arab, dengan surplus US$6,1 miliar. (T3)

Advertisements

Artikel Terkait Lainnya

JAKARTA – Manajer Program Hukum dan Masyarakat Epistema Institute, Yance Arizona mengutarakan, eksistensi masyarakat adat sangat perlu diakui negara. Bahkan, tak cukup hanya pengakuan. Putusan Mahkamah Konstitusi No. 35/PUU-X/2012 dilapanagn faktanya masih banyak terjadi pengabaian terhadap hak-hak masyarakat adat. Yance menyatakan, kalau sebelumnya hutan adat adalah hutan negara, setelah putusan MK 35/2012, hutan adat adalah […]

Advertisements Medan – Jaksa Agung Muhammad Prasetyo mengatakan proses eksekusi lahan sawit milik pengusaha DL Sitorus seluas 47 ribu ha di Kabupaten Padang Lawas, Sumatera Utara, sudah selesai. Kejaksaan Agung sudah menyerahkan lahan tersebut kepada Kementerian Kehutanan dan Lingkungan Hidup. “Perkara DL Sitorus menyangkut barang bukti seluas 47 ribu ha sudah diserahkan secara […]

KOTA KINABALU – Menteri Sains, Teknologi dan Inovasi, Datuk Ewon Ebin mengatakan, salah satu dari tiga proyek yang memanfaatkan minyak sawit atau biorefinery di Sabah dan Sarawak, telah disetujui oleh komite Bioeconomy Transformation Programme (BTP). Genting Plantations Berhad bakal berkolaborasi dengan Elevance Renewable Sciences, sebuah perusahaan kimia asal Amerika Serikat, untuk membangun biorefinery. Seperti tulis […]

Advertisements Amerika Serikat – Merujuk laporan Lembaga Swadaya Masyarakat Lingkungan dunia, Forest Heroes, menuding perusahaan sawit PT Astra Agro Lestari Tbk (AALI) bertaggung jawab terhadap kerusakan hutan tropis. Sebelumnya PT Astra Agro Lestari Tbk telah berjanji tidak bakal membangun perkebunan kelapa sawit di hutan tropis, tetapi Forest Heroes menganggap janji PT Astra Agro […]

HERSHEY – Perusahaan Hershey, April 2015 melaporkan hasil penggunaan bahan baku dari sumber minyak sawit berkelanjutan, yang didukung lewat kerjasama strategis dengan The Forest Trust (TFT). Tercatat Harshey, telah menggunakan minyak sawit berkelanjutan sebanyak 94% dari semua pabrik yang menggunakan minyak sawit secara global. Kabarya Harshey, sedang melakukan pemetaan rantai pasok hingga ke perkebunan, yang […]