JAKARTA- (Pos Kota) -Pasca kenaikan BBM,Menteri Perdagangan, Rachmat Gobel sidak ke beberapa pasar. Kali ini Mendag ke Pasar Klender Jakarta Timur, Jumat (21/11) ditemani oleh Menteri Koperasi dan UMKM, Anak Agung Ngurah Puspayoga dan beberapa staf.

Rahmat meninjau harga sembako dan pasokan pangan. Dalam sidak di pasar Klender SS, Gobel mengunjungi beberapa pedagang dan menanyakan kenaikan harga bahan kebutuhan pokok ke beberapa kios pedagang. Ia pun menanyakan kepada pedagang penyebab harga naik dan sejak kapan.

“Dari kapan naiknya bu, ” kata Gobel ke satu pedagang.

Advertisements

Mendagpun tak luput dari keluhan pedagang akan tingginya harga sembako pasar ini. “Pak Menteri, harga cabai kok mahal amat ya?” Kata pedagang yang bernama Hartiwi pada Mendag.

Hartiwi mengeluhkan saat ini harga cabe merah berkisar Rp60 ribu per kilogram (kg). Cabai merah keriting Rp70 ribu per kg, padahal sebelumnya hanya Rp45 ribu. “Capek doang ini pak jadinya kita para pedagang,” keluhnya.

Selain itu, harga komoditi lainnya yang naik adalah tomat. Harga tomat dari Rp7 ribu per kg nya naik menjadi Rp10 ribu. Disusul oleh timun yang juga ikut-ikutan naik menjadi Rp10 ribu dari Rp8 ribu. “Cuma bawang merah dan bawang putih yang turun karena pasokannya banyak,” tambahnya.

Mendengar keluhan pedagang tersebut, Menteri Rahmat Gobel pun berjanji akan menstabilkan harga komoditi tersebut. “Kita akan atur semua harga, Insya Allah besok turun,” janjinya pada pedagang tersebut.

Saat sidak berlangsung Menteri Koperasi, Puspayoga sempat membeli cabe merah dan hijau di salah satu kios pedagang.

Setelah itu gobel dan puspayoga mengunjungi Operasi pasar beras yang berada di depan pasar. Harga beras yang dijual lebih murah yaitu Rp 7.750/kg untuk grosir dan Rp 7.800/kg untuk eceran.

(lina/sir) 

Advertisements